Demo Site
Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Fungsi & Cara Kerja Slang Radiator

Slang radiator (radiator hose) merupakan komponen penting bagi cooling system. Jika slang ada masalah, maka mesin akan kepanasan meski sistem pendinginan tetap berjalan normal.

Tidak ada perlakuan istimewa untuk menjaga keawetan slang tersebut. "Ada 2 penyebab utama kerusakan slang radiator. Pertama karena umur pakainya dan kedua karena proses melepas atau memasangnya kembali tidak benar," sebut Nazly Persadaan Sanie Siregar dari bengkel Riverside di bilangan Bendungan Hilir, Jakpus.

Selain itu agak sulit mendeteksi kerusakan slang radiator. Salah satu caranya, coba tekan slang. Jika ditemui bagian yang terlalu empuk atau lembek ketika ditekan, sebaiknya lekas ganti. Beberapa kondisi yang membuat slang sebaiknya langsung ganti yakni ketika ditemui slang ‘bunting', tergores, atau ada kebocoran sekecil apapun. Kondisi-kondisi ini sangat mungkin membuat slang jebol ketika mobil diajak pelesir.


- sumber -
Baca...

Teknologi Valvematic Toyota

Menantikan Toyota Nav-1 (Noah) yang bakal hadir di tengah bulan ini, tak ketinggalan menyimpan teknologi mesin baru di Indonesia, bernama Valvematic. Bekerjasama dengan Dual VVT-i, sistem ini membuat kinerja mesin lebih optimal dan efisien. Makanya, walau menggunakan basic mesin sama, misalkan 3ZR-FE pada Corolla Altis, sebagai pembeda, yang sudah memakai Valvematic memakai kode mesin 3ZR-FAE.


Bedanya, kalau Dual VVT-i mengatur timing bukaan katup masuk dan buang. Valvematic akan membantu optimalisasi dengan mengatur seberapa besar katup membuka, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Sedangkan pada mesin konvensional, walau timing sudah diatur oleh VVT-i, sementara besarnya katup membuka sudah fix.

Oleh sebab itu, kedua teknologi ini harus bekerja sama. Nantinya, timing bukaan katup akan diatur oleh Dual VVT-i, sedang besarnya bukaan katup diatur oleh Valvematic. Lalu, apakah guna katup pada throttle?

Nantinya, katup ini hanya akan difungsikan sebagai peredam suara dari intake. Makanya mesin berteknologi Valvematic akan lebih senyap. Bayangkan saja, walaupun throttle sudah membuka, tapi karena mesin hanya butuh sedikit bahan bakar, debit BBM yang masuk pasti diatur lagi oleh bukaan katup. Enggak ada lagi BBM yang masuk sia-sia ataupun berlebih.

Cara kerjanya, misalkan saat mesin berputar stasioner atau idling, katup hanya membuka 1 mm. Beda ketika mesin berputar kencang, maka katup bisa terbuka hingga 11 mm. Jadi, walau mesin dibuat efisien dan irit, tapi seandainya pengemudi ingin tenaga berlebih, tinggal injak pedal gas lebih dalam, mesin pun akan merespon lebih cepat.

Hasilnya, konsumsi BBM bisa jadi lebih irit karena debit bensin yang masuk sangat akurat dengan kebutuhan mesin, plus emisi gas buang bakal jauh lebih bersih. Jadi, tak hanya mengejar mesin irit, output mesin bakal tetap powerful dengan respon lebih cepat.

Canggih kan?


- sumber -
Baca...

Fakta Seputar Warna Mobil

Mobil-mobil berwarna selain putih relatif lebih banyak dicari karena memiliki harga jual yang lebih bagus. Tak hanya itu, warna-warna seperti hitam, merah, silver, dll, dinilai lebih berkarakter ketimbang warna putih.

Namun pernahkah Anda mengetahui bahwa mobil putih lebih 'safe' bagi Anda selama di perjalanan? Beberapa fakta pendukung di bawah ini mungkin bisa menguatkan anggapan tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya fakta-fakta tersebut, tak ada salahnya kita ikuti beberapa poin berikut ini.

Menurut penelitian Tuev-Nord di Jerman, mobil berwarna putih lebih bisa terlihat walau dalam situasi cuaca yang tak terlalu terang dan jarak yang jauh. Demikian halnya dengan warna kuning.

Mobil berwarna hitam tak terlalu terlihat oleh pengendara mobil lain, bahkan ketika matahari tengah bersinar terik.

Berdasarkan angka kecelakaan dari seluruh dunia, warna-warna gelap beresiko lebih tinggi kecelakaan dibanding warna terang seperti putih dan kuning.

Fakta lain menurut studi Universitas Monash, mobil berwarna pink juga paling sedikit mengalami kecelakaan.

Menurut studi yang dilakukan toko online Halford, warna merah menarik minat burung untuk mendekat dan menumpahkan kotoran di atasnya. Menurut sampel sebanyak 1.140 mobil yang ada di Leeds, Glasgow, Manchester, Bristol, dan Brighton, terungkap bahwa 18 % mobil merah banyak yang menjadi korban kotoran burung.

Pengecatan mobil dengan warna-warni yang menarik butuh proses yang sangat pelik dan prosesnya paling boros energi di pabrik mobil. Porsi konsumsi energi pengecatan mobil mencapai 60 persen dari total energi dalam pabrik. 

Jika dibandingkan untuk proses pengecatan mobil saja, maka energi yang diperlukan setara dengan konsumsi energi untuk 100.000 rumah!

Namun dengan bantuan sebuah algoritma pintar yang kini telah diterapkan di seluruh pabrik Honda di Amerika Utara, berhasil mengurangi penggunaan energi di setiap pabrik hingga 25% dalam satu kali produksi mobil. Itu berarti ada pengurangan konsumsi karbon sampai 10.000 metrik ton.


- sumber -
Baca...

Manfaat Nitrogen Pada Ban

Semakin maraknya peredaran SPBU yang juga menyediakan fasilitas tambal ban dan isi nitrogen pada ban kendaraan. Pada beberapa tahun lalu penggunaan nitrogen pada ban masih terbilang mahal dan banyak yang tidak mengetahui manfaat pentingnya.

Tapi pada saat ini harga pengisian nitrogen pada ban kendaraan terbilang sangat terjangkau. Mengingat nitrogen sebelumnya dipakai pada ban pesawat ulang-alik, ban pesawat terbang komersil. Tidak hanya itu, ban mobil balap, semua kendaraan militer, truck dan mobil-mobil off-road juga andalkan nitrogen ketimbang oksigen biasa.

Bagi yang belum mengetahui manfaat dan keuntungan nitrogen pada ban kendaraan. Berikut ini adalah beberapa fakta dari penggunaan nitrogen:

Dengan menggunakan nitrogen, maka tekanan angin ban akan menjadi lebih stabil. Hal ini dikarenakan partikel molekul nitrogen lebih besar dari molekul oksigen. Sehingga dengan begitu lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban.

Pengisian nitrogen pada ban juga dapat menjadikan irit bahan bakar. Menurut hasil riset dari Asosiasi Produsen Ban di Amerika, 1 dari 5 mobil di jalan rata-rata paling sedikit 1 ban yang memiliki tekanan angin yang kurang. Hasil riset juga menyimpulkan bahwa ban yang memiliki tekanan angin maksimal, tapak ban akan menempel lebih sempurna di permukaan jalan. Sehingga dengan hal ini dapat mengiritkan bahan bakar hingga 3,3 persen.

Keuntungan selanjutnya adalah kendaraan lebih mudah dikendalikan. Hal ini dikarenakan telapak ban lebih menempel secara merata pada permukaan jalan. Tak hanya itu saja, ban juga memiliki daya cengkeram lebih baik. Sehingga lebih aman pada segala macam kondisi jalan kering maupun basah.

Nilai lebih lainnya adalah suhu nitrogen lebih rendah dibanding oksigen. Dengan memakai nitrogen, suhu udara dalam ban akan lebih stabil, tidak naik turun. Sehingga ban juga terhindar dari risiko ban meledak karena kepanasan.

Jika menggunakan oksigen dapat menyebabkan karet ban menjadi cepat tua dan keras karena proses oksidasi. Apalagi kalau ditambah dengan kualitas karet ban yang kurang baik. Jadi dengan menggunakan nitrogen untuk ban produksi Indonesia sangat berguna. Sebab pabrik ban di Indonesia rata=rata hanya memberikan garansi antara 3-5 tahun. Sedang ban impor, rata-rata bergaransi pabrik hingga 10 tahun. Bahkan beberapa pabrik ban mengatakan bahwa menggunakan nitrogen dapat meningkatkan umur ban hingga 25 persen.

Ban yang diproduksi sekarang ini rata-rata telah dibuat dengan menggunakan penguat kawat baja (steel belted). Sehingga saat ban bocor karena paku dan kemudian ditambal lalu diisi oksigen maka bisa membuat kawat baja pada ban berkarat. Hal ini dikarenakan oksigen dapat berubah menjadi titik-titik air pada saat suhu ban naik atau panas. Dan jika dibiarkan bisa merusak ban dan kembali bocor.
Note: Kalau ban bocor dan setelah ditambal sebaiknya diisi dengan nitrogen. Dengan nitrogen ban akan lebih awet karena tidak mengandung air. Karena oksigen mengandung air juga dapat membuat velg berkarat, terutama velg standard yang terbuat dari besi. Sedangkan nitrogen dapat menjaga velg agar tetap awet dan terawat.

Ancaman selanjutnya apabila menggunakan oksigen pada ban juga bisa membahayakan pentil ban model tubeless. Pentil ban tubeless(baik model karet maupun besi bisa berkarat karena kandungan air pada oksigen. Pentil karet sekalipun pada bagian dalamnya tetap terbuat dari besi atau metal. Karet bagian dalam pentil juga bisa terkena dampak negatif reaksi oksidasi.

Ciri lain dari nitrogen adalah tidak berbau. Jadi ban saat dibuka juga tidak berbau. Sedangkan ban yang menggunakan oksigen akan memiliki kondisi dalam ban lembab/basah. Sehingga saat angin dari dalam keluar makan akan tercium bau busuk.

Bagi mobil yang menggunakan TMPS (Tire Pressure Monitoring Sensor) atau pentil bersensor dan dapat terhubung dengan sebuah monitor di dashboard. Dengan alat ini dapat mengindikasikan tekanan angin pada ban kalau berkurang. Angka tekanan angin akan lebih akurat jika menggunakan nitrogen. Sebab nitrogen tidak berfluktuasi.

Dengan menggunakan nitrogen, maka tekanan angin ban akan menjadi lebih stabil. Hal ini dikarenakan partikel molekul nitrogen lebih besar dari molekul oksigen. Sehingga dengan begitu lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban.


- sumber -
Baca...

Pasang Peredam Kap Mesin Aftermarket, Tempel atau Semprot

Umumnya mobil-mobil high-end atau tipe tertinggi, peredam kap mesin sudah menjadi standar bawaan pabrik. Namun hampir sebagian besar tipe-tipe menengah atau terendah masih belum ada. Padahal peranti ini cukup berguna.

Tapi tenang, solusinya pasang saja produk aftermarket yang sudah tersedia berpola. Keuntungannya, pemasangannya mudah dan tidak repot, karena polanya sudah terpotong menyesuaikan permukaan di balik kap mesin mobil (Gbr.1).

Apalagi sudah tersedia pula buat mobil yang populasinya cukup massal dam mudah ditemui di beberapa toko aksesori. Produk bernama hood acoustic shield ini diklaim mampu meredam suara bising yang ditimbulkan dari mesin sehingga suara yang masuk ke kabin penumpang dapat diminimalkan.

Sekaligus mampu meredam panas mesin sehingga tak membuat cat pada permukaan kap mesin bagian luar berubah dalam jangka waktu lama. Bahannya terbuat dari material menyerupai spons yang tak menyerap air dan bersifat antistatis yang tak menyerap partikel debu serta tahan zat asam.

“Pemasangannya mudah, bisa dilakukan sendiri karena bisa langsung ditempel ke bidang yang telah dibentuk sesuai rangka kap mesin,” ucap Hendra Budiman, pemilik gerai aksesori Automania merinci per setnya terdiri dari 8 pieces.

Caranya cukup membuka pelindung lemnya dan ditempel langsung pada kap mesin (Gbr.2). Sebagai catatan, permukaan harus benar-benar bersih dan kering dari kotoran oli atau cairan. Tujuannya agar lem pada peredam dapat menempel sempurna untuk jangka panjang. Untuk mobil sekelas Toyota Kijang Innova, produk buatan Malaysia ini dihargai Rp 350 ribu per set.

Selain model tempel, ada metode lain yang sudah lama ada yakni disemprot bahan khusus. Seperti pemakaian cairan antikarat di bodi.Contoh peredam suara Tuff Kote Dinol (TKD) yang dinamakan Soundclat. “Prosesnya sama dengan antikarat tapi punya bahan yang beda, khusus diimpor,” ucap H. Nantaat Sadeq, General Manager PT Tuffindo Raya, pemegang merek TKD.

Sadeq mengklaim produknya selain mampu meredam bising juga punya kemampuan mengurangi serangan panas dari ruang mesin.

Prosesnya penyemprotan dilakukan tiga tahapan hingga mencapai ketebalan 300 mikron (Gbr.3). “Konsekuensinya kap mesin akan bertambah berat, namun untuk tingkat kebisingan berbeda dengan sebelumnya, silakan diukur dengan desibel meter,” yakin Sadeq yang menjamin proses ini kemungkinan bahan rontok dari kap mesin maupun retak hampir tidak mungkin. Kisaran harganya Rp 150-200 ribu bergantung jenis mobil untuk kap mesin saja.

Silakan pilih.


- sumber -
Baca...

Aplikasi Rain Repellent, Hindari Panas Matahari

Sudah berhari-hari, sekitar kantor redaksi tak pernah berhenti diguyur hujan cukup lebat. Terlepas suasana kantor jadi dingin bak di pengunungan, justru terbayang nanti selesai kerja, bakal repot mau pulang malam sambil hujan-hujanan.

Bukan repot kabin mobil bocor, tapi karena belum sempat memoles kaca. Jadinya jamur yang menumpuk. Efeknya, jadi bias akibat sinar lampu kendaraan dari arah berlawanan. Ditambah lagi guyuran air hujan yang lebat membuat pandangan pengemudi bakal terganggu.

Makanya di musim penghujan ini disarankan menghilangkan jamur kaca depan terlebih dulu. Lantas, guna memudahkan pandangan dapat menggunakan rain repellent (RR). Sebab RR bisa membuat permukaan kaca selalu licin dan air mudah mengalir turun.

Di pasaran, produk RR beragam, mulai harga Rp 30 ribu sampai Rp 200 ribu. Tapi, prinsip aplikasinya sama saja kok.


Untuk praktek, OTOMOTIF mencoba RR jenis semprot (Gbr.1). Sebelum disemprot, kaca harus bebas ‘noda’. "Paling awal, permukaan kaca harus bersih dulu, baik dari jamur kaca apalagi debu yang menempel," wanti Dede Pino, pemilik bengkel perawatan Garasi di Jl. Bangka Raya, Jaksel. Selanjutnya, biasakan tidak mengerjakan proses ini di bawah terik matahari.


Kalau pun panas terik, kerjakan saja di dalam garasi, dan yakinkan permukaan kaca yang hendak dipoles juga tidak dalam keadaan panas. Karena RR cepat mengering yang ujung-ujungnya malah menimbulkan jamur baru.

So, setelah yakin bersih, tinggal semprot saja ke sebagian permukaan kaca. Enggak perlu seluruh permukaan dulu, biasakan mencoba di bagian kecil agar hasilnya rata. Setelah kaca disemprot, oles dengan lap bahan microfiber hingga merata (Gbr.2).

Lap sampai tak ada lagi bekas semprotan di kaca. Tak hanya kaca jendela depan, kaca bagian samping dan belakang atau kaca spion luar pun tak masalah dipoles dengan cairan ini. Setelah semua permukaan kaca yakin bersih, mesti diingat juga kalau cara kerja RR seperti melapis permukaan kaca dengan wax (Gbr.3). Seiring pemakaian, gesekan karet wiper dengan kaca pastinya bikin lapisan ini menghilang.

Indikasi paling gampang, perhatikanbagian yang bersentuhan langsung dengan karet wiper, akan tampak seperti terpisah dengan kaca lainnya.

Kalau sudah begini, efektifitas RR pasti jauh berkurang. Nah, sebelum mengaplikasi lagi, sebaiknya untuk memoles kaca dengan antijamur dahulu. Nantinya, tinggal ulangi saja proses sebelumnya.

Enggak risau lagi mesti pulang malam dong.


Baca...

Bikin Panoramic Style, Butuh Perhatian Khusus

Panaromic roof tak lagi menjadi fitur baru dan aneh di mobil-mobil baru saat ini. Sebut saja All New Hyundai Santa Fe, All New Ford Focus, Mercedes-Benz C-Class, Mitsubishi Outlander Sport PX dan banyak lagi.

Ternyata atap bahan kaca tersebut cukup menarik bagi kalangan pecinta modifikasi. Alhasil, berkreasilah mereka supaya atap mobil bawaan mereka berkesan ala panoramic roof. Kita sebut saja panoramic style (PS) (Gbr 1).

Untuk membuat PS tidak lah terlalu sulit. Andalkan saja stiker berwarna hitam. "Biasanya sih pada pilih yang glossy. Supaya kalau kena sinar jadi mengilap dan berkesan seperti kaca," sebut Jonky dari Fresh Design di jalan Duri Tol Raya No 1, Kedoya, Jakbar.

Mengadopsi warna hitam doff juga kerap dilakukan, dengan catatan tidak hanya bagian atap saja yang ditempel stiker, tapi juga sampai kap mesin. Karena kalau belang (antara doff untuk kap dan glossy pada bagian atap), secara estetika jadi enggak ‘nyambung'.

Bahan stikernya sendiri, Jonky lebih percaya pada buatan Oracal. Menurutnya, merek tersebut memiliki kekuatan lem dan plastik yang seimbang. Sehingga ketika akan dilepas tidak terlalu sulit.

Bagi konsumen, jika ingin mengaplikasi stiker penting ditanyakan juga mereknya. Beberapa merek terkenal justru memiliki kekuatan lem berlebih sehingga sulit untuk dilepas.

Melihat aplikasinya, sebenarnya semua mobil bisa saja mengadopsi PS. "Tidak ada batasan untuk mobil apa. Semua mobil bisa dipasang," komentar Arwin dan Wiens Sticker di Kedoya, Jakbar (Gbr 2).

Meski begitu, akan paling mudah terdongkrak tampilannya jika dipasang pada mobil-mobil sedan. Sebab dengan atap yang tak terlalu tinggi, nyaris semua pengguna jalan bisa melihat. Tak demikian jika aplikasi pada SUV yang cenderung tinggi. Untuk melihatnya harus agak menjauh sedikit. Demikian juga mobil-mobil people carrier seperti Daihatsu Luxio, Gran Max dan sebagainya (Gbr 3).

Mengenai harga, Fresh Design mematok harga Rp 250-500 ribu sedangkan Wiens Rp 250-650 ribu dan Azhvra yang berlokasi di jln Muwardi 2 No 16, Grogol, Jakbar sekitar Rp 300-600 ribu. "Untuk pengerjaan sekitar 1 jam. Tak lama kok, dan kita jamin rapi," komentar Alexander Gunawan, pemilik Azhvra.

Pemasangan akan menjadi lebih lama jika atap mobil memiliki alur (Gbr 4). Seperti Mitsubishi Pajero, Isuzu Panther dan lainnya. Tonjolan yang sebenarnya merupakan tulang menjadi tempat yang perlu perhatian ekstra ketika memasang stiker.

Jika PS sudah teraplikasi, tak perlu takut kabin akan panas. Menurut Alex, efeknya memang ada tapi kecil. "Sebab stiker hanya menempel, berbeda dengan cat yang langsung melekat pada pelat. Selain itu, akan kalah juga dengan AC," komentarnya.


- sumber -
Baca...

Jangan Biarkan Ban Serep Merana

Karena tersembunyi, ban serep jarang mendapat perhatian. Akibatnya, ketika dibutuhkan ban serep bisa saja gembos. Kondisi tersebut tentu saja akan merepotkan. 

Karena itu, periksalah kondisi ban ini secara teratur. Menurut Felix Sumilang, manajer operasional Omega Ban di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, sering terjadi, ketika ban cadangan dibutuhkan justru tak bisa dipakai. ”Penyebabnya, pemilik mobil cuek terhadap ban cadangan. padahal, perawatannya sederhana,” jelasnya. 

Berikut dijelaskan cara merawat ban serep

1. Periksa kode produksi. 
Ban juga ada masa kadaluarsa sama seperti makanan. Dengan mengamati kode produksi, kita bisa tahu ban cadangan ini kadaluarsa atau belum. Kode produksi ada di dinding ban, ditulis empat digit. Dua digit kedua adalah tahun, dua digit pertama adalah minggu. Misalnya, 3011, berarti ban diproduksi minggu ke-30 pada 2011. Jika usianya lebih dari tiga tahun, sebaiknya ban serep diganti. 

2. Cek fisik. 
Rajin-rajinlah memeriksa kondisi ban serep, apalagi yang diletakkan di kolong mobil. Perhatikan apakah ada kebocoran, keretakan dinding. Pengait ban biasanya jmeninggalkan jejak di dinding ban. Karena itu, periksa apakah pengait meninggal luka pada ban atau tidak. 

3. Cek tekanan angin. 
Paling tidak lakukan sebulan sekali. Karet ban biasanya punya pori-pori yang membuat tekanan angin berkurang. Suhu yang berubah-ubah membuat ban yang terpakai mudah kempes. Berikan tekanan angin lebih tinggi, minimal 3 psi dibandingkan dengan ban yang dipakai.

4. Bersihkan dan beri pelembab. 
Sama seperti yang dipakai, ban cadangan juga harus dibersihkan dan diberi pelembab, yaitu semir. Manfaat pertama, tahu kondisinya. Manfaat lain, kelenturan ban.

5. Rotasi. 
Sesekali, tukar ban serep dengan ban yang dipakai. Lakukan secara rutin dengan periode yang diatur sendiri. Jangan lupa, balancing sehingga tidak menyebabkan setir bergetar ketika digunakan.



Baca...

Jangan Biasakan Langsung Mematikan Mesin

Salah satu kebiasaan buruk pengemudi adalah terburu-buru mematikan mesin kendaraan pada saat memarkir kendaraan. Padahal kebiasaan buruk ini membawa dampak negatif di masa mendatang. Simak uraian berikut ini:

Saat mematikan mesin jangan langsung memutar kontak ke posisi off dan menggeber-geber gas. Hal ini sangat berpengaruh pada pelumasan mesin. Saat putaran tinggi mesin memerlukan pelumasan yang lebih baik. Tapi karena langsung dimatikan meskipun masih ada sisa oli pada dinding boring (rumah silinder), pelumasan menjadi berkurang. Jika sering dilakukan mesin akan aus atau jebol.

Mesin yang langsung dimatikan setelah digeber pada kecepatan tinggi adalah cara yang kurang tepat. Karena saat itu dapur pacu baru saja bekerja keras dari menempuh perjalanan. Dalam keadaan mesin bertemperatur tinggi, tentu komponen di dalamnya masih mengembang, jika tiba-tiba dimatikan hal itu akan merusak dinding silinder. Disamping itu mesin yang dituntut melakukan putaran tinggi secara terus menerus pasti mengalami stress. Kondisi ini membuat keadaan mesin belum stabil.

Kebiasaan mematikan mesin tiba-tiba sehabis melaju pada kecepatan tinggi dapat menyebabkan ring piston cepat aus. Selanjutnya merembet pada penurunan kompresi sehingga tenaga menjadi payah.

Untuk itu saat mematikan mesin diamkan putaran iddling beberapa saat sampai mesin benar benar dalam keadaan stationer. Setelah itu putar kunci kontak ke posisi off.

Semoga bermanfaat


Baca...

Tips dan Trik Mengatasi Rem Macet

Keamanan saat berada dalam perjalanan adalah harapan semua pengemudi. Namun terkadang musibah bisa terjadi sewaktu-waktu, tanpa kita sadari. Ibarat sebuah pepatah, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Alhasil, perjalanan pun menjadi terhambat.

Salah satu kendala saat berkendara yang terkadang muncul tiba-tiba salah satunya adalah rem macet atau blong. Tentu saja hal ini sangat membahayakan, karena mobil kita tak bisa dikontrol saat berada dalam kondisi di jalanan berpotensi menimbulkan tabrakan.

Namun demikian, jika saja seandainya hal ini terjadi, maka para pengemudi sebaiknya tak perlu merasa panik. Stay calm alias tetap tenang, perhatikan kondisi jalan dan kurangi kecepatan, dengan memindahkan gigi perseneling yang lebih rendah secara bertahap (5-4, 4-3, 3-2, 2-1). Kemudian segera nyalakan lampu hazard atau lampu sein kiri dan segera mencari tempat yang paling aman untuk berhenti, sambil lakukan pengereman dengan menggunakan rem tangan.

Lantas apa sebenarnya yang terjadi dengan ban mobil kita saat rem mendadak macet atau blong?

Rem Cakram
Rem cakram terdiri dari piringan cakram baja terbuka dan unit kampas untuk menjepit cakram, sehingga putaran roda berhenti. Sistem pengeremannya menggunakan sistem hidrolik/minyak. Rem cakram memiliki keunggulan pada sistem pengereman yang lebih pakem dibandingkan model tromol. Akan tetapi banyak juga kendala-kendala yang sering terjadi pada sistem pengereman hidrolik, salah satunya yang disebabkan masuk angin (angin masuk ke dalam selang). Beberapa kasus rem macet atau blong yang terjadi pada rem cakram:1. Rem yang macet saat berputar disebabkan karena posisi pad/kampas rem yang tidak rata menyentuh piringan/miring. Untuk rem yang nyeplos atau tidak berfungsi ini bisa disebabkan karena terjadi kebocoran pada selang penghantar minyak dari master rem ke kaliper (tempat kapas rem) untuk mengatasinya bisa mengganti selang rem dan juga seal/karet pada master rem dan kaliper. 2. Sementara angin yang masuk ke dalam sistem pengereman bisa juga membuat rem cakram tidak pakem lagi. Untuk mengatasi hal ini, cek minyak rem pastikan penuh sampai batas maksimal, kemudian kocok-kocok handle rem dan tahan, buka napel yang ada di kaliper, setelah angin keluar, kencangkan kembali napel. Ulangi terus sampai angin hilang dan rem kembali normal. 3. Apabila minyak rem berkurang, bisa disebabkan karena kampas rem sudah mulai habis/tipis, sehingga piston pada kaliper terdorong dan minyak rem terdorong ke bagian kaliper. Jangan langsung mengisi minyak rem yang berkurang dari batas maksimal indikator pada master rem. Karena setelah kampas rem diganti dengan yang baru, maka piston akan terdorong lagi ke dalam kaliper dan minyak rem kembali naik. Jika minyak rem terlalu penuh maka akan meluap. Hal seperti ini juga bisa menyebabkan rem macet.4. Rem cakram membutuhkan perawatan berkala sehingga fungsinya dapat optimal. Karena posisinya terbuka, maka debu dan kotoran dengan mudah menempel pada rem cakram. Perawatan berkala dilakukan dengan menyemprotkan pembersih cakram (disc cleaner).5. Permukaan piringan cakram dan kanvas rem bisa saja menjadi tidak rata. Karena kuatnya gesekan yang terjadi, maka permukaan piringan cakram dan kanvas rem menjadi tipis. Karena permukaan kanvas rem yang sudah tipis tersebut maka dapat terjadi bunyi berdecit ketika dilakukan pengereman, dan apabila hal itu terjadi, sebaiknya segera ganti kanvas rem Anda. 6. Perawatan bisa dilakukan dengan mengampelas atau membubut kanvas rem dan piringan cakram supaya permukaannya tetap rata, tergantung kondisinya. Akan tetapi, jika kondisinya sudah tipis, maka akan lebih baik untuk menggantinya. Piringan cakram yang terlalu tipis bisa menyebabkan retak-retak atau bahkan pecah ketika digunakan. 7. Minyak rem memiliki batas waktu pemakaiannya. Seiring waktu minyak rem akan mengalami penurunan fungsinya. Molekul-molekul dan aditifnya mengalami kerusakan. Maka, penggantian berkala perlu dilakukan. Hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah minyak remnya. Jika jumlahnya mulai berkurang, segera isi sehingga jumlahnya cukup.

Rem Tromol
Rem tromol adalah pengereman yang dilakukan dengan cara menekan sepatu rem yang tidak berputar terhadap tromol (brake drum) sehingga menghasilkan gesekan dan membuat kendaraan dapat berhenti. Beberapa kasus rem macet atau blong yang terjadi pada rem cakram:1. Kanvas rem lengket bisa disebabkan karena air, termasuk air hujan yang menggenang di jalan atau air dari steam saat mobil dicuci masuk ke dalam tromol rem. Rem macet bisa dirasakan saat tuas rem tangan dilepaskan, hingga mobil maju atau mundur mobil terasa berat. Bahkan dalam kondisi ekstrim, roda tidak akan berputar sama sekali dan bila dipaksakan akan mengeluarkan asap dan bau kampas rem terbakar. 2. Langkah pertama atau yang paling sederhana untuk mengatasi ini adalah dengan memaksa maju atau mundur mobil dengan perlahan-lahan lepas pedal kopling dan injak pedal gas. Lakukan cara ini beberapa kali dengan maju atau mundur Bila kanvas tidak melekat kuat di tromol, maka akan dengan mudah dipisahkan. Tanda-tanda kanvas sudah lepas adalah suara keras seperti benda jatuh. 3. Namun, bila cara itu tidak berhasil, segera dongkrak roda belakang dan lepaskan roda. Setelah itu pukul keras-keras tromol dengan palu, hal itu dimaksudkan agar kanvas rem bisa lepas dari lengket.



Baca...

Cermat Memilih Lampu 'Super Terang' HID

Trend lampu HID memang tengah menjadi trend, karena harga yang semakin terjangkau. Hal itu disebabkan maraknya serangan produk HID buatan China. Lampu HID (High Intensity Discharge) atau yang lebih dikenal dengan nama lampu Xenon, mampu menghasilkan cahaya dengan tingkat intensitas tinggi.

Berbagai keunggulan serta hasil yang maksimal dari segala aspek pastilah menjadi pilihan konsumen. Penentu tingkat keterangan warna lampu HID dikenal dengan satuan derajat Kelvin (K), setiap HID dilengkapi dengan penggunaan Ballast yang berfungsi sebagai penyedia dan pengendali voltase yang sekaligus berfungsi untuk menstabilkan arus listrik.

Lampu HID memiliki cukup banyak keuntungan, yakni tiga kali lebih terang daripada yang konvensional. Selain itu, lampu HID dapat memberikan jarak penglihatan jalan di depan depan lebih lebar sampai dengan 70%. Lampu HID juga dapat menghemat konsumsi daya berkisar antara 25% sampai 35%.

Nah, pandai dan smart dalam menentukan pilihan lampu HID sepertinya menjadi point penting pengguna kendaraan, baik mobil maupun motor. Berbagai jenis lampu HID yang ada dengan model H1,H3,H4,H7,H8,H11,HB3,HB4. Yang membedakan tipe satu dengan yang lainnya yakni pada kedudukan bohlamnya, sementara ballast yang digunakan sama pada semua tipe.

Model yang umum beredar di Indonesia adalah tipe H4 dimana antara lampu jauh dengan lampu dekat jadi satu. Warna yang dihasilkan diperoleh dari tingkat besaran derajat Kelvin-nya, makin besar derajat Kelvin-nya makin terang pula warna yang dihasilkan.

Biasanya yang tersedia di pasaran antara lain 4000K dengan warna kuning, 6000K dengan warna putih, 8000K dengan warna putih kebiru-biruan, 10000K dengan warna biru keungu-unguan, dan 12000K dengan warna ungu. Dengan banyaknya warna memang menjadikan banyak pilihan, namun dalam memilih Lampu HID sebenarnya sangatlah mudah.

Yang harus dicermati, untuk memilih lampu HID sebaiknya memperhatikan faktor fungsional nya dan setelah itu baru lah faktor fashion. Jangan memilih HID dengan besaran Kelvin-nya yang terlalu tinggi, karena bisa membahayakan pengendara lain. Terlebih saat hujan pandangan akan terbatas dan tidak jelas, selain itu setel posisi tinggi rendahnya pancaran sorotan lampu.

Keunggulan lampu HID memang tahan lama, biasanya dapat bertahan hingga sekitar sepuluh tahun. Dalam hal ini tergantung tingkat pemakaian dan bila ada kerusakan beberapa toko bahkan berani menjamin untuk mengganti ulang satu set langsung. Banyak juga toko yang menjual dengan harga murah dan mendapatkan garansi yang lama.

Sedikit tips dalam menggunakan lampu HID, agar umur pakai HID awet dan bertahan lama. Sebaiknya Anda tidak berusaha mematikannya sesaat setelah dihidupkan. Lampu jenis ini biasanya memerlukan 60 detik untuk pemanasan sebelum bisa beroperasi normal. Oleh karena itu, jangan mencoba untuk memainkannya, karena kemungkinan rusak akan lebih cepat.


Baca...

Dampak Engine Mounting Rusak

Sudah kodratnya engine mounting diciptakan untuk menjaga pondasi mesin mobil. Boleh saja mesin goyang reggae kala berakslerasi atau deselerasi, namun bodi mobil atau penumpang dilarang ikutan. Karet fleksibel namun kokoh ini bagai pagar menjaga tanaman. Sayang seiring umur yang bertambah, banyak gejala kerusakan yang setelah dianalisa, ternyata disebabkan engine mounting. Bukan hanya goyangan, namun juga mesin panas, pipa knalpot pecah hingga as roda yang rusak. Apa saja yang mesti diperhatikan sebelum terjadi pagar makan kebon? 

Gerak Belakang 
Pada mesin berpenggerak roda belakang, ciri masalah biasanya dimulai ketika mesin baru saja dihidupkan. Dari kolong, bisa terdengar suara gemeretak seperti halnya suara besi beradu. Jangan salahkan dudukan pengikat knalpot terlebih dulu. Jika karet pengikat memang tidak rusak. Bagian knalpot bisa berbunyi akibat goyangan mesin yang terlampau lentur. Tanda lainnya juga bakal terdengar suara gemeretak seperti saat mesin dimatikan.

Buat mesin yang masih mengandalkan kipas pendingin melalui putaran puli. Seperti Toyota Kijang, Mitsubishi Kuda dan lainnya, jika karet mounting dibiarkan rusak, lama-kelamaan dapat mengubah kemampuan pendinginan radiator hingga merusak rumah kipas. Oh iya, dalam penggantian mounting sebaiknya seluruh bagian ikut diganti. Untuk penggerak roda belakang, biasanya sebanyak tiga buah. Dua di samping blok mesin dan satunya di bawah transmisi. 

Gerak Depan 
Seperti yang dialami awak redaksi, Suzuki Aerio keluaran 2003 miliknya yang terasa getar pada seluruh kabin di saat mesin berputar idle. Getaran tersebut tentunya bukan berasal dari kondisi mesin yang kurang baik. Pasalnya, asal getaran juga dari mounting yang sudah mulai getas. Untuk mengeceknya cukup mudah untuk bagian tertentu. Jika mounting terlihat jelas, penutup karetnya dapat ditarik untuk melihat kondisi di dalamnya. Jika bagian tengah karet sudah getas dan hampir menempel dengan bagian bawah, tentunya sangat mudah getaran mesin sampai pada seluruh bodi.

Rusaknya karet mounting pada gerak roda depan juga punya dampak lain. Lama kelamaan menular pada komponen lain. Seperti as roda (CV Joint) yang bergerak tidak pada posisi semestinya. Pasalnya, bagian tersebut mendapat beban lebih setelah posisi mesin turun dan melentur. Jadi jika dibiarkan, selain membuat getar kabin juga dapat menambah bunyi-bunyian dari bagian roda saat akselerasi hingga membelok. Tambah dibiarkan, masalah tentu akan bertambah.


Baca...

Sistem Kemudi Mobil - Bedah Perawatan Electric Power Steering (3)

DETEKSI

Permasalahan yang ditemukan dalam sistem EPS tentu macam-macam. Jika berat seperti yang dirasakan Firman, biasanya disebabkan karena suplai arus ke dinamo yang tidak normal. Sebagai tanda ada problem, lampu indikator EPS umumnya akan menyala. Setelah lampu menyala, sistem EPS secara otomatis akan tidak berfungsi alias terasa berat diputar. 

Mendeteksi problem perlu menggunakan alat khusus. Pada bengkel resmi sudah pakai alat scan untuk mendiagnosa secara elektronik. Namun paling mudah bisa dilakukan sendiri dengan cara memeriksa kondisi sekring. Pastikan kondisi sekring tidak longgar, korosi hingga putus dalam boks sekring pusat yang letaknya dalam ruang mesin. Kemungkinan kerusakan terjadi pada komponen lain yang harus diperiksa oleh bengkel. Baik pada bagian soket penghubung, modul, dinamo ataupun sensor setir dan sensor kecepatan.

UBAH SEMI ELEKTRIK JADI FULL HIDRAULIK

Dari semua model power steering (PS) elektris, motor dan perangkat modul jebol pasti bikin putaran setir berat. Nah buat yang mengaplikasi sistem elektronik-hidraulik, ada solusi alternatif daripada mengganti motor PS hingga modul pengatur kerja motor. "Lebih baik diganti model hidraulik saja. Lebih murah dan mudah perawatannya," ujar Purwanto dan Paulus Dwi Eriawan dari MW Power Steering di Lebak Bulus, Jakbar.

Tipe PS elektrik hidraulik ada pada Chevrolet Zafira, Mercedes-Benz A-Class atau Peugeot 307. Kalau motor listrik PS ini rusak, jelas bikin berat. Karena tidak bisa memutar pompa lagi. Sayangnya, komponen ini masih tergolong mahal, harganya mencapai Rp 10 juta. 

Nah, sistem pompa elektrik itu bisa diganti dengan pompa mekanis yang mengandalkan putaran mesin. "Makanya hanya bisa digunakan untuk sistem elektrik-hidraulik. Karena masih pakai cairan PS. Tidak bisa untuk yang full elektrik," papar Wawan, sapaan akrab Paulus Dwi Eriawan. Hanya dengan dana Rp 3,5 juta, sistem hidraulis ini bisa terpasang berikut beberapa tambahan kedudukan. Merogoh kantong pun lebih ringan.


Baca...

Sistem Kemudi Mobil - Bedah Perawatan Electric Power Steering (2)

CARA KERJA

Hadirnya sistem ini memang relatif sebagai penyempurnaan sistem PS model lawas atau konvensional. "Respons terhadap gerakan kemudi juga semakin baik dan lebih disesuaikan kondisi dibanding model biasa," tambah Iwan. Terutama pada mekanisme fully electric. Pada umumnya terdiri dari sensor gerak (torque sensor), dinamo berarus DC, gir reduksi, modul EPS dan peranti pendukung ECU lainnya. Kerja dinamo dalam meringankan putaran kemudi dideteksi pertama kali oleh sensor yang kebanyakan letaknya pada poros batang kemudi (steering column). Gerakan kiri-kanan oleh setir bakal diterima oleh sensor untuk diatur modul sebagai otaknya. 

Setelah ada gerakan setir yang cepat ataupun lambat, akan dideteksi juga untuk disesuaikan menurut laju kendaraan. Semakin lambat laju mobil, artinya akan semakin besar juga kebutuhan daya oleh motor eletrik. Hasil perhitungan modul EPS akan mengatur besaran arus yang sesuai dengan kebutuhannya.

Sedangkan mekanisme semi electric cenderung lebih repot. Pasalnya, komponen yang digunakan juga lebih banyak dibanding model fully electric. Adanya tekanan hidraulik dalam sistem ini berarti kerja simultan mulai dari sensor, modul dan dinamo masih diteruskan ke hidrolis lagi. Sehingga kerja power steering secara elektrik hanya pada tahap awal saja. Selanjutnya setelah kecepatan dinamo menciptakan tekanan minyak PS tertentu, meringankan rangkaian racksteer pada PS konvensional.

PERAWATAN

Sebagai komponen yang relatif tanpa perlu lagi melakukan perawatan. Umumnya sebatas melakukan perawatan pada komponen luar rangkaian motor elektrik. Pasalnya, parts pengganti seperti dinamo, sensor dan komponen kecil lainnya belum dijual di pasaran. Jika terjadi kerusakan, umumnya harus mengganti satu rangkaian. Misalnya model steer column yang tergabung dengan dinamo atau dengan racksteer.

Walau komponen tersebut didesain tidak mudah rusak. "Sebaiknya air jangan masuk ke motor elektrik. Seperti saat cuci mobil. Terutama buat yang letaknya tergabung dengan racksteer atau di kolong mobil," beber Rachmansyah Nasution, bos bengkel CPS di Jl. Cirendeu Raya no. 57, Tangerang. 

Sebagai perawatan, menurut Rachman komponen EPS sebaiknya diperiksa secara rutin waktu mobil dalam kondisi terangkat. Misalnya saat melakukan cuci kolong diperiksa kondisi kabel penghubungnya. Atau bisa dengan menambahkan pelindung komponen yang bisa kemasukan air. Mulai dari bagian soket. "Bisa ditutupi dengan balutan lakban," pesannya.

Sekring EPS yang umumnya tertancap dalam kotak sekring dalam kabin mesin perlu diperiksa juga. Biar enggak bermasalah, bisa semprot dengan cairan sejenis pembersih atau contact cleaner. Atau diganti setelah tampak kendur.

Selain itu, komponen penunjang lain seperti karet boot steer dan joint steer bisa dirawat seperti biasa. Jika tampak sobek hingga getas pada sistem semi electric artinya perlu penggantian segera. Jika joint steer dan bagian tie rod mulai oblak artinya perlu penggantian juga seperti merawat PS biasa saja.


Baca...

Sistem Kemudi Mobil - Bedah Perawatan Electric Power Steering (1)

Teknologi Electric Power Steering (EPS) dibuat untuk mengerti kita. Namun Firman pengemudi Toyota Yaris 2007 hilang sabarnya, ketika tiba-tiba putaran setirnya berat. "Wah kaget sekali dan hampir menabrak trotoar," terang pegawai IT sebuah group restoran besar di Jakarta ini. Ia masih beruntung dibanding temannya yang naik Toyota Yaris juga dan terpaksa mencium pagar.

Pada EPS, mekanisme hidraulis berganti menjadi gerakan dinamo yang mengandalkan arus listrik. "Dalam hal perawatan pun didesain menjadi free maintenance dan enggak bikin repot lagi seperti model konvensional," bilang Iwan Abdurachman, technical trainee PT Toyota Astra Motor. Nah karena bebas rawat, EPS ini jarang ditengok. Problem yang terjadi juga tidak dikenali. Bahkan baru paham setelah kejadian. Yuk belajar bareng bersama tentang EPS.

Macam-Macam EPS

Semua EPS yang diaplikasikan, pada dasarnya tetap menggunakan tenaga bantuan motor elektrik. Perbedaaannya bisa dibagi dua. Pertama dengan sebutan fully electric. Artinya motor listrik bekerja langsung dalam membantu gerakan kemudi. Baik yang letaknya menempel pada batang kemudi, seperti pada Toyota Yaris dan Vios. Juga yang letaknya menempel pada rack steer seperti Honda Jazz, Suzuki Karimun dan Swift. Bahkan pada generasi awal yang diterapkan Mazda Vantrend lansiran 1995 ataupun Toyota Crown keluaran 2005, di tempatkan pada gearbox steering.

Kedua model semi electric. Putaran motor elektrik hanya dimanfaatkan untuk mendorong hidraulis. Ini sebagai pengganti pompa power steering yang menempel di mesin dan diputar oleh sabuk V-belt. Misalnya seperti pada Chevrolet Zafira dan Mercedes Benz A-Class. Perangkat EPS yang digunakan tentunya tidak lagi menempel pada mesin. Namun masih mengandalkan minyak untuk meringankan gerak setir. Biasanya perangkat ini juga masih menggunakan slang tekan dan slang balik dari minyak.


Baca...

Membersihkan Mesin Mobil

Mencuci mesin mobil bisa dibilang riskan karena ada potensi merusak kelistrikan mobil namun bukan berarti sama sekali tidak diperbolehkan. Oleh karena itu proses pencucian harus dilakukan dengan cermat dan berhati-hati. Berikut langkah-langkah untuk membersihkan mesin yang kotor.

Persiapan Mencuci Mesin
Mencuci mesin ketika kondisi hangat sangat baik, bila mesin masih dalam keadan dingin lakukan pemanasan dalam waktu beberapa menit.
Setelah mesin sudah hangat, tutup bagian-bagian pengapian pada mesin seperti Distributor, Koneksi, Kabel-kabel busi serta sistem elektronik mesin, kemudian bagian-bagian pengapian tersebut ditutup dengan menggunakan lembaran kantong plastik, ikat dengan karet gelang atau isolasi untuk menghindari kebocoran. Atau bisa juga menutup dengan alumunium foil, karena dapat direkatkan mengikuti lekukan komponen. Jangan lupa mengecek tutup oli mesin dan tongkat pengecek oli (dipstick) sudah terpasang dengan baik.

Proses Pencucian Mesin
Setelah semua bagian pengapian sudah aman, maka mesin mobil sudah siap untuk dibersihkan. Untuk mempermudah pencucian pakailah semprotan air yang bertekanan tinggi. Pertama yang harus dibersihkan adalah bagian bawah kap mesin dengan disemprot menggunakan air, baru setelah itu bagian dinding mesin.

Untuk mencuci bagian bawah kap mesin gunakan sabun krim, karena sabun krim dapat melarutkan kotoran yang bercampur lemak dan juga oli. Gosok menggunakan sikat yang berbulu agak kasar, jika telah selesai cepat bilas dengan air, jangan sampai air sabun kering dengan sendirinya karena akan berbekas. Keringkan dengan menggunakan kain, sehingga tidak ada lagi air yang menetes ke mesin.

Pencucian selanjutnya adalah mencuci ruang mesin, pertama semprot menggunakan air dimulai dari blok mesin bagian belakang kemudian bagian depan. Untuk membantu proses penyabunan bisa menggunakan spons, sedangkan untuk mengangkat kotoran bisa menggunakan kuas atau sikat gigi agar bisa menjangkau bagian yang sulit. Setelah itu, keringkan seluruh bagian mesin dengan chamois dan juga handuk.

Seluruh proses harus dilakukan dengan cermat. Apabila anda ragu sebaiknya proses ini diserahkan kepada salon mobil. Namun tanyakan dulu langkah-langkah mereka dalam mencuci mesin mobil, bila proses yang mereka paparkan terkesan sembrono, kurang professional atau tidak masuk akal maka tinggalkan salon tersebut dan cari salon lain. Tanyakan juga garansi hasil pengerjaan bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Baca...

Cara Mudah Perawatan ‘Air Filter’ Mobil Anda

Seperti halnya manusia,jeroan mesin harus senantiasa sehat dan bersih. Itulah sebabnya, filter udara terasa begitu penting. Bila peranti penyaring kualitas udara menuju bahan bakar tak berfungsi dengan baik, udara yang masuk bersama bahan bakar menuju ruang mesin adakalanya bercampur debu dan mengganggu kinerja mesin. Paling sederhana mengakibatkan mesin ‘terbatuk-batuk’.

Untuk itu, ada baiknya kita selalu teliti dalam memilih filter udara yang dijual di pasaran. Memang, perawatannya relatif mudah, tinggal melepas filter dari sarangnya, lalu menyemprotkan kompresor. Cuma, bila tak dirawat dengan baik, amat mungkin tak bisa panjang umurnya.

Berbagai merek saringan udara amat melimpah di pasaran saat ini. Dari yang terbuat dari karton dan menjadi suku cadang standar kendaraan. Menyimak aneka jenis filter udara yang ada di pasaran, tentulah cara merawatnya berbeda-beda. Karena itu, cermati trik jitu agar saringan tetap bersih dan terawat dengan baik.

Untuk filter yang terbuat dari karton, usia pakainya paling banter Cuma sekitar 2500 km hingga 5000 km. Selebihnya, harus segera diganti. Karena kelemahan dari filter ini, pada usia pakai tertentu, permukaan karton menjadi ‘berbulu’. Bila hal ini dibiarkan, serpihan lembut yang bercampur dengan debu itu bisa ikut masuk ke ‘dapur pacu’ alias ruang pembakaran. Efek sampingnya, permukaan silinder akan tergores.

Merawat filter karton, relatif mudah. Angkat filter dari sarangnya, lalu bersihkan dengan kompresor udara. Kalau perlu, bagian pinggir filter diketuk pakai gagang obeng hingga debu yang melekat rontok semua.

Berbeda dengan filter yang terbuat dari spons. Umumnya mampu bertahan hingga 15.000 km atau setahun pakai. Seringan yang satu ini, merawatnya juga mudah. Celupkan saringan spons ke dalam air, lalu cuci pakai deterjen. Setelah benar-benar bersih, keringkan dengan cara diangin-anginkan ataupun dijemur tapi jangan sampai kena matahari secara langsung. Setelah kering, filter siap dipasang kembali.

Untuk filter berbahan serat katun, lain lagi ceritanya. Yang satu ini, perawatannya rada mahal, lantaran harus dibersihkan pakai cairan khusus. Untuk K&N misalnya, ada larutan pembersihnya sendiri. Pembersih yang terdiri dari sabun khusus dan oli ini, penggunaannya agak khusus.

Setelah filter dilepas dari rumahnya, kemudian peranti penyaring udara itu diketok hingga semua debu dan kotoran yang menempel rontok semua. Namun, saat ‘mengetok’ filter udara tersebut, usahakan menggunakan landasan yang empuk, seperti ban misalnya.

Tahap selanjutnya adalah menyiram filter tersebut dengan air yang mengalir, baru kemudian disemprot dengan cairan sabun khusus. Setelah didiamkan selama kurang lebih 5 menit, filter tersebut kemudian disiram kembali dengan air. Proses tersebut diulang hingga air sisa pencucian terlihat lebih bening.

Sebelum proses pengolesan dengan oli dilakukan, filter mesti dikeringkan. Ada dua cara yang dianjurkan, yakni yang pertama dengan hair dryer atau dengancompressor, tetapi dengan tekanan angin yang serendah mungkin. Akhir dari proses perawatan filter udara ditutup dengan pengolesan oli khusus.


Baca...

Mencari Penyebab Mesin Panas

Panas mesin yang berlebihan (overheat) jelas membuat performa mobil terganggu dan bahkan bisa terancam kerusakan fatal. Namun, sebelum hal tersebut benar-benar terjadi, lonjakan suhu mesin sudah pasti membuat tak nyaman mengemudikannya. Pada umumnya mobil memiliki rata-rata suhu ideal mesin berkisar dari 80 hingga 90 derajat Celsius. Ini terasa mulai mengganggu, bila panas mesin terus meningkat hingga mendekati angka 100 derajat C.

Banyak penyebab yang mendorong meningkatnya suhu mesin. Tak baiknya kerja sirkulasi air, putaran kipas yang tak maksimal, radiator tersumbat, serta karburator kotor, dan kerusakan beberapa komponen lain, menjadi penyebab paling sering melejitnya suhu mesin. Maka bila mendapati suhu mesin mobil mulai tak wajar, segeralah perhatikan sejumlah kerja komponen berkait dengan sistem pendingin. Berikut urutan yang perlu mendapat prioritas ketika mencari penyebab naiknya suhu mesin.

Periksa kerja radiator
Radiator merupakan 'tandon' air dengan tugas mendinginkan sirkulasi air panas yang berputar di dalam mesin. Karena memutar air, maka kadang beberapa saluran dalam radiator mengalami sumbatan akibat kerak atau kotoran. Bila itu terjadi, maka mesin akan meningkat suhunya akibat sirkulasi air terganggu. Suhu mesin tetap akan tinggi walaupun mobil melaju kencang di jalan bebas hambatan.

Ini terjadi karena sumbatan tersebut membuat tak lancarnya putaran air. Sementara kalau radiator mengalami kerusakan lain, seperti misalnya bocor, suhu mesin akan kembali normal, setelah mobil melaju kencang. Radiator bocor, bisa menyebabkan panas tinggi bila jumlah air minimal dalam komponen itu tak terpenuhi. Tetapi, sejauh air terus ditambah, radiator yang mengalami kebocoran kecil tak bakal mengganggu suhu mesin. Segara bawa kepada motir radiator, bila diketahui kemungkinan pengerakan saluran hingga terjadi sumbatan tersebut.

Periksa kerja kipas dan ekstra fan Kerja kipas di ujung mesin memang sering mengalami 'kelelahan'. Demikian pula yang terjadi pada ekstra fan yang terletak pada bagian (luar) paling depan dari mesin. Pemeriksaan dapat dilakukan mandiri. Namun untuk lebih maksimal, setelah mencurigai terjadinya kerusakan dua komponen ini, pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada montir yang khusus menjual jasa perbaikan kipas dan ekstra fan. Jasa tersebut biasanya ditawarkan berbarengan oleh penjaja servis dinamo dan radiator. Jangan mudah-mudah memutuskan untuk mengganti kedua komponen tersebut. Karena, kipas mesin maupun ekstra fan merupakan komponen yang relatif mudah untuk diperbaiki, bahkan diperbarui.

Curigai kerusakan thermostat
Seusai memeriksa kerja ketiga komponen tersebut, bila mesin tetap panas, sementara pengapian dan kerja mekanik mesin berjalan normal, kecurigaan boleh diarahkan pada kerusakan thermostat. Thermostat merupakan komponen dalam mesin yang berfungsi menstabilkan arus air yang berputar. Pada suhu tertentu (panas), komponen ini akan membuka saluran hingga sirkulasi air dalam mesin mengalir ke radiator untuk didinginkan oleh kipas, ekstra fan dan hembusan air dari arah depan.

Lalu, setelah didapat suhu maksimal untuk pembakaran, maka katup thermostat akan kembali menutup, hingga sirkulasi air hanya terjadi di dalam mesin. Demikian seterusnya, terjadi pembukatutupan katup thermostat sepanjang mesin berputar. Bila komponen ini rusak, maka akan terganggu pula sistem sirkulasi air yang menyebabkan suhu mesin meningkat. Komponen itu tak bisa diperbaiki. Maka bila dijumpai kerusakan thermostat maka penggantian dengan produk baru merupakan satu-satunya jalan keluar.

Curigai kerusakan pompa air (water pump
Komponen yang satu ini sesuai namanya, berfungsi untuk memompakan air dalam mesin sehingga sirkulasi berlangsung terus menerus. Kerusakan water pump, biasanya diakibatkan karena kebocoran. Bila ini terjadi maka penggantian komponen wajib dilakukan, karena kebocoran water pump nyaris tak akan hilang bila dilakukan upaya perbaikan.

Kalaupun dipaksakan, kebocoran akan terus berulang. Namun, kalaupun kecurigaan terpaksa ditujukan pada kinerja pompa air, kerusakannya selain kebocoran terpantau dari tak berputarnya air pada raditor. Putaran air maskimal dalam radiator dapat dilihat dengan membuka penutup radiator saat mesin berputar. Amati gerakan air dari lubang radiator. Jangan sekali-kali membuka tutup radiator saat mesin berhenti namum mesin masih dalam keadaan suhu tinggi.

Kerusakan swicth suhu dan meter penara
Kalau seluruh kemungkinan tersebut selesai Anda periksa dan mungkin memperbaiki atau menggantinya, tetapi mesin tetap panas, cobalah periksa fungsi swicth dan meter pengukur suhu pada speedometer. Karena umumnya panas mesin merupakan kondisi yang komplek, maka hal sepele ini sering terabaikan, betapapun oleh montir ahli. Komponen swicth suhu tertanam pada blok mesin. Fungsinya melaporkan suhu di rangkaian mesin kepada meter penara yang terletak pada speedometer.

Pemeriksaan fungsi kedua komponen itu memang seharusnya dilakukan montir. Sebab diperlukan sejumlah peralatan yang tak umum dimiliki pengguna mobil. Bila semua prosedur tersebut telah dilalui, dan lagi-lagi temperatur mesin masih berlebihan, maka saran untuk membongkar mesin seperti yang akan dinyatakan para montir, rasanya harus diikuti. Bila ini terjadi yakinkan akan mengembalikan kerja mesin secara optimal.


Baca...

Bersihkan Dasbor Mobil

Dasbor merupakan bagian interior yang sering ditumpuki oleh debu, khususnya mobil dengan kaca sering terbuka atau pengemudinya perokok. Nah, dapat dibayangkan, kalau dibiarkan begitu saja dalam waktu cukup lama, dasbor jadi kusam! Bahkan, bisa mengganggu kesehatan pengemudi dan penumpang, khusus bila AC dioperasikan.

Karena itulah, dasbor perlu dibersihkan agar penampilan resik dan mengilap, termasuk bagian-bagian yang sulit dijangkau. Untuk membersihkannya, sediakan perlengkapan berikut plaschamois, lap kering, sikat gigi atau kuas, korek kuping dan obat pembersih atau pengilap interior. 

Proses membersihkannnya: 
1. Usap permukaan dasbor dengan plaschamois dengan kondisi sedang (tidak terlalu basah dan kering). Dengan cara ini, debu yang menempel di permukaan dasbor sudah bisa dihilangkan. Kendati demikian masih meninggalkan kotoran yang sudah melekat lama.

2. Setelah kering semprotkan obat pembersih atau pengilap ke permukaan dasbor. Penyemprotan dilakukan per bagian agar bisa dibersihkan dengan cepat menggunakan sikat gigi atau kuas sebelum kering. 

3. Usap permukaan yang telah dibersihkan dengan lap sebelum obat mengering. Biasanya kotoran yang sudah menempel pada dasbor terangkat oleh lap tersebut, kotoran tampak pada lap.

4. Untuk celah permukaan yang sempit seperti lubang AC dan pinggiran head unit,menggunakan korek kuping. Basahi kapas dengan obat kemudian gosokkan berulang-ulang. Lalu usap menggunakan sisi yang satu lagi (yang masih kering dan bersih). 

5. Ingin lebih rapi lagi, bersihkan permukaan trim pintu (dari kulit atau plastik). Proses sama dengan membersihkan dasbor.


Baca...

10 Mobil Dengan Kemampuan Drifting Terbaik


Popularitas olah raga drifting telah menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Fakta tersebut tak terlalu mengherankan mengingat drifting memiliki nilai 'hiburan' yang sangat tinggi, sehingga menjadi daya tarik tersendiri di setiap olah raga balap mobil.

Drifting merupakan aspek yang selalu ada di hampir setiap balap mobil dan hal itu membutuhkan skill khusus. Selain itu, keindahan teknik drifting juga ditentukan oleh mobil yang memiliki spesifikasi yang mendukung dilakukannya manuver drifting yang memukau.

Berikut adalah 10 mobil yang memiliki spesifikasi yang mumpuni dalam melakukan teknik drifting.

Mercedes C63 AMG
Tiap Mercedes-Benz AMG terlahir sebagai mobil drifting. Namun tentunya harus bisa 'kompromi' dengan harganya. Untuk meminang model mewah ini Anda harus merogoh kocek sangat dalam, terutama jika Anda harus melengkapinya dengan gir mewah agar bisa benar-benar siap di lintasan drift.


Chevy Lumina SS/Pontiac GTO
Cari dan cobalah versi girboks manual. Mesin V8 yang dimilikinya mampu menghasilkan torsi besar dan wheelbase yang panjang akan membuat Anda terkesima. Karya 'masterpiece' ini adalah sebuah contoh bagus tentang power yang besar dengan harga murah, yang bisa sesuai dengan hampir semua jenis balap mobil.


Nissan Skyline R33 GTS-T
Mobil ini adalah yang terakhir dibekali mesin RB25 dengan penggerak roda belakang dan itu membuatnya spesial. Berbekal mesin berkapasitas 2,6 liter yang mampu menghasilkan tenaga 276 HP, adalah modal yang besar untuk melakukan modifikasi.



Toyota Corolla AE86
Bicara soal drifting tak bisa dilepaskan dari 'nostalgia' dari mobil ini. Dengan drifter legendaris seperti Keiichi Tsuchiya, bapak drifting, yang memulai karirnya dengan model ini. Mesinnya akan membutuhkan ubahan jika Anda telah menguasai teknik drift, seiring dengan mesin NA 4 silinder di bawah kapnya yang membutuhkan torsi lebih besar.


BMW M3 (E36)
BMW M3 adalah pilihan tepat dengan tenaga 280 HP yang dimilikinya serta 'slip differential' yang terbatas. Anda tak perlu terlalu banyak mengoprek bagian belakangnya, sehingga bisa mengirit biaya.




Nissan 350Z
Untuk apa membeli 370Z jika Anda bisa membeli 350Z bekas dengan harga yang jauh lebih murah? Walau bobotnya tak cukup ringan untuk nge-drift, namun yang terpenting adalah mesin V6 3,5 liter yang bisa menghasilkan tenaga 276 HP. Suspensi, rem, mesin dan sasisnya memiliki keseimbangan membuat 350Z menjadi salah satu mobil drifting terbaik.

Toyota Supra
Supra adalah sebuah 'tandingan' dari Toyota untuk Nissan GT-R. RWD-nya membuat pengemudi merasa terpuaskan karena bisa melakukan aksi sideways dengan sempurna. Dukungan mesin turbo 6-silinder dan sedikit modifikasi akan membuat drifting semakin sempurna.



Mazda RX7
Mazda RX7 memang 'kurang ramah' bagi para drifter pemula, namun jadi sangat menyenangkan di tangan para drifter berpengalaman. RX7 memberikan kepuasan saat melakukan 'sideway'. Mobil ini memiliki keseimbangan yang bagus dan pembangkit tenaga 'wankel rotary' dalam format turbonya membangkitkan tenaga yang bisa membuat ban berputar hingga terbakar habis, walau kapasitas mesinnya hanya 1300 cc.

Ford Mustang
Siapa yang menyangka bahwa jenis muscle car mampu berjalan menyamping dengan rapi? Generasi terbaru Mustang mungkin masih memiliki suspensi 'kuno' dan agak kurang sempurna untuk beraksi di tikungan. Namun hal itu tak perlu terlalu dirisaukan. Dengan sedikit tuning yang pas, maka mobil ini akan bisa nge-drift dengan sempurna.


Nissan 200SX (S13/S14/S15)
Nissan 200SX adalah pilihan utama para drifter. Walaupun model yang awal pun, S13 (model lampu depan pop-up), tetap saja mobil ini handal untuk drifting. S13 mampu menghasilkan daya 180 HP dari mesin 1.8-liter turbo CA18DET, sementara model S14 dan S15 menggunakan mesin 2.0-liter turbo SR20DET yang mampu melecutkan tenaga 200HP. Keduanya sama-sama kuat, mudah untuk dikendalikan, dan onderdilnya mudah didapat.


Baca...