Demo Site

FUEL COOLER | PENDINGIN BAHAN BAKAR

Fuel Cooler atau juga lazin disebut pendingin bahan bakar akan meningkatkan HP ???. Apakah dengan men"DINGIN'kan suhu pasokan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran akan meningkatkan performa mesin ?






Permasalahan :
Suhu bahan bakar yang hangat = mengurangi tenaga mesin (horsepower dan torsi). Suhu bahan bakar pada tangki bahanbakar ruang bagasi pada saat balap dapat mencapai lebih dari 100-F atau setara dengan 38-Celcius, dan di negara yang tropis malah dapat mencapai suhu 40-42 Celcius. 

Suhu bahan bakar tersebut akan naik menjadi 50-Celcius pada saat memasuki di lubang injector sebelum diseprotkan oleh injector ke ruang pembakaran. Kenaikan suhu bahan bakar ini disebabkan oleh selang bahan bakar (pipa saluran bahan bakar yang melewati ruang mesin yang cukup panas dan menyerap panas di ruang mesin tersebut.

Akibat :
Performa mesin yang tambah lama bertambah panas akan menyebabkan performa mesin menurun dibandingkan saat mesin masih dalam keadaan baru saja dihidupkan.

Bukti :
Hal ini membuktikan bahwa kendaraan yang dijalankan pada suhu sekitarnya yang dingin akan menyebabkan performa kendaraan terasa lebih baik dan tenaga / akselerasi yang dihasilkan lebih responsif.

Solusi :
Penggunaan pendingin bensin yang dapat menurunkan suhu bensin sebelum disemprotkan oleh injector ke ruang pembakaran.

Banyak cara yang sudah dicoba oleh berbagai team balap untuk mengurangi suhu pasokan bahan bakar ini, Salah satu contoh adalah adalah penggunaan DRY ICE yang ditempatkan dalam kotak tertutup, dimana didalamnya terdapat pipa saluran bahan bakar.

DRY ICE

Ini seperti penjual Es Krim Walls yang menggunakan kotak tertutup yang di-isi oleh DRY ICE, dimana didalamnya terdapat es krim yang siap di jual dalam keadaan beku dan dingin. Es krim tersebut tetap dalam keadaan beku dan dingin, karena suhu udara di dalam kotak tertutup tersebut di-dingin-kan oleh DRY ICE.

Penggunaan DRY ICE ini dapat menurunkan suhu bahan bakar dari 48-Celcius menjadi 10-Celcius dalam waktu kurang dari 10 menit saja.

Dry Ice yang sebenarnya adalah "Super-Cooled Solidified Carbon Dioxide" atau bahasa mudahnya adalah Carbon Dioxsida yang dipadatkan dan dibekukan, memiliki suhu is 78- derajat celcius lebih dingin dibandingkan suhu air yang beku (es).

Penggunaan DRY ICE di dalam kotak tertutup untuk mendinginkan bahan bakar cukup effektif dengan tambahan bahwa saat DRY ICE mencair, dry ice tidak meninggalkan sisa air, namun langsung menguap di udara.

Pada penggunaan DRY ICE dibawah ini, DRY ICE dimasukkan ke dalam kotak. Selang / pipa bahan bakar masuk ke dalam kotak melalui jalur pipa yang berliku-liku, sehingga suhu udara di dalam kotak yang sangat dingin akan meenurunkan suhu pipa bahan bakar tersebut. Hal ini menyebabkan suhu bahan bakar di dalam pipa akan menyerap suhu dingin tersebut, yang mengakibatkan suhu bahan bakar di dalam pipa menjadi dingin.



Selain contoh pendingin di atas, berikut kami sajikan beberapa gambar lainnya dengan fungsi pemakaian DRY ICE untuk mendinginkan saluran bahan bakar dan akhirnya mendinginkan bahan bakar. 





Pada beberapa team balap yang menggunakan sistem yang lebih cangging, seperti CRYOGENIC, telah membuktikan dengan DYNO TEST yang menghasilkan tambahan tenaga horsepower sebanyak 10%.





Sistem pendingin CRYO2 dibawah ini mampu mendinginkan beberapa peralatan secara berurutan seperti mendinginkan udara yang telah dimampatkan dari turbo, kemudian mendinginkan bahan bakar, mendinginkan udara yang akan masuk ke dalam intake dan mendinginkan turbo inter-cooler.




- sumber -